MATERI TEMU BALIK INFORMASI
KONSEP DASAR DAN METODE SERTA MODEL-MODEL DALAM TBI
I. KONSEP DASAR TBI
A. Pengertian Information Retrieval System atau Sistem TBI
Information retrieval adalah sebuah proses untuk menemukan kembali informasi yang dibutuhkan dari sebuah sistem penyimpanan dan penelusuran informasi.
TBI mensyaratkan ada kebutuhan informasi dari pengguna, ada dokumen atau rekod yang berisi informasi yang diorganisasikan dalam sebuah sistem yang memudahkan temukembali informasi dan strategi penelusuran yang tepat sehingga dokumen yang sesuai dengan kebutuhan dapat ditemukan kembali.
B. Komponen TBI
- Sub sistem dokumen
- Sub sistem pengindeksan
- Sub sistem kosakata
- Sub sistem penelusuran
- Sistem antar muka pengguna, dan
- Sub sistem pencocokan.
C. Proses TBI

D. Tujuan Dan Fungsi Utama TBI
a) Tujuan TBI
- Suatu sistem temu kembali informasi bertujuan mengumpulkan dan mengorganisasikan informasi dalam sebuah sistem agar dapat memberikan informasi kepada pengguna secepat permintaannya.
- Menurut Lancaster sistem temu kembali tidak menunjukkan perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi menunjukkan ada tidaknya sebuah dokumen.
b) Fungsi Utama TBI
- Mengidentifikasi (sumber) informasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
- Menganalisis isi dokumen.
- Merepresentasikan isi dokumen.
- Mengorganisasikan dokumen beserta wakil dokumennya.
- Menyimpan dokumen dalam sebuah sistem temu kembali informasi.
- Menganalisis pertanyaan pengguna dan merepresentasikannya dalam format yang sesuai dengan sistem temu kembali informasi yang digunakan.
- Menyesuaikan pernyataan penelusuran dengan dokumen yang tersimpan (dalam database).
- Menyiapkan strategi penelusuran yang sesuai.
- Menemukan informasi yang relevan.
- Menyesuaikan kebutuhan dalam sistem berdasarkan analisa hasil umpan balik dari pengguna.
E. Metode Yang Digunakan Dalam TBI
ada banyak metode yang bisa digunakan dalam TBI, diantaranya adalah:
- Metode pembobotan kata berdasarkan kombinasi TF-IDF. Metode untuk memberikan bobot lebih kepada istilah yang lebih penting. Dengan menggunakan metode pembobotan kata dapat diperoleh informasi penting dari suatu dokumen berdasarkan kata-kata yang ada dalam dokumen tersebut.
- Implementasi sistem TBI untuk mencari dan menemukan dokumen teks berbahasa indonesia menggunakan Vector Space Retrieval Model. Tujuannya untuk menyediakan solusi pada mesin pencarian agar mampu menyediakan informasi dokumen teks pada database yang tepat menggunakan kata kunci tertentu. Hasil dari pencarian direpresentasikan dengan urutan/ranking kemiripan dokumen dengan query.
- Vector-Space Model dan model probabilistic Probabilistic Model. Penggunaan model ini dapat dilihat pada Cross Lingual nformation Retrieval System (CLIRS) atau sistem temu balik informasi lintas bahasa. Jenis Information Retrieval (IR) satu ini menggunakan dua atau lebih bahasa sebagai query dan hasil yang ingin didapat sehingga dapat melihat satu artikel yang artinya bisa berbeda jika diterjemahkan ke dalam bahasa yang berbeda pula.
- Sistem Temu Balik Informasi Lintas Bahasa (Indonesia-Inggris) yang mengimplementasikan metode phrasal translation dan query expansion
II. MODEL-MODEL DALAM TBI
A. Gambaran Model TBI

B. Konsep dasar model-model IR klasik
- Dokumen direpresentasikan dengan seperangkat keyword atau index term yang representative.
- Sebuah item indeks adalah kata-kata dalam dokumen yang mudah diingat untuk tema umum sebuah dokumen.
- Index term biasanya kata benda.
- Search engines mengasumsikan semua kata adalah index term (merepresentasikan full text)
- Tidak semua term dapat merepserentasikan isi dokumen, sebagian term dapat mengidentifikasi dokumen dengans empit.
C. Model TBI Klasik
- Boolean Query. Berbasis pada kriteria pengambilan keputusan dua kondisi (binary) tanpa ide atau pencocok yang pasrial. Operator Bolean Logic diekspresikan dengan : AND, OR, NOT
- Vector Query. Seberapa mirip dokumen dengan? [(java 3) (compiler 2) (unix1) (linus1)]. Sebuah query juga dapat direpresentasikan sebagai sebuah vector seperti sebuah dokumen. Koleksi dokumen n dengan perbedaan term t dapat direpresentasikan dengan sebuah matrix.
- Probabilistic Query. Probalistik Relevan – Pr(rel), Probabilistik Non Relevan – Pr(non rel)
File Presentasi : Download
Sumber :
https://kapilaritas.blogspot.co.id/2015/02/memperkenalkan-konsep-kerangka-temu.html
https://putuandreaswaranu.wordpress.com/2015/03/10/pemodelan-sistem-temu-kembali-informasi-boolean/
https://www.academia.edu/6363870/Taksonomi_Model-model_Sistem_Temu_Kembali_Informasi
http://download.portalgaruda.org/article.php?article=112004&val=2313