Pengenalan, Pengertian dan Definisi Temu Balik Informasi
- Definisi Sistem Balik Informasi
Sri Hartinah, 2012:
- Cara sistematik mencari kembali seluruh atau sebagian informasi ilmiah yang pernah
dihasilkan/ditulis/diterbitkan mengenai subjek tertentu untuk jangka waktu tertentu dan ditulis dalam bahasa tertentu.
Zainab, 2002:
Menjelaskan bahwa temu kembali sebagai suatu proses pencarian dokumen dengan menggunakan istilah – istilah pencarian untuk mendefinisikan dokumen sesuai dengan subjek yang diinginkan.
Salton, 1983:
Menjelaskan bahwa secara sederhana temu kembali informasi merupakan suatu sistem yang menyimpan informasi dan menemukan kembali informasi tersebut.
Lancaster, 1979:
Temu balik informasi adalah proses penelusuran koleksi dokumen (dalam arti seluas-luasnya) untuk mengidentifikasi dokumen mengenai subjek tertentu. Setiap sistem yang dirancang umtuk keperluan kegiatan penelusuran informasi dapat disebut sebagai sistem temu kembali informasi.
Definisi Sistem Temu Balik Informasi
Ingwersen, 1992:
Mengatakan bahwa sistem temu kembali informasi merupakan sistem yang dibangun melalui proses antara obyek sistem, sistem seting, dan situasi yang memungkinkan terjadinya penulusuran informasi.
Definisi Information Retrieval
Cristopher D.Manning, 2009:
Information retrieval (IR) is finding material (usually documents) of an unstructer natrue (usually text) that satisfies an information need from within large collections (usually stored on computers).
David Davenport :
Information retrieval (IR) is about the process of providing answer to client’s information needs! It is thus concerned with the collection, representation, storage, organisation, accessing, manupulation and display, of the information items necessary to satisfying those needs. IR generally investigates automated computer-based, solution.
Richardo Baeza-Yates & Berthier Ribeiro-Neto, 1999:
Information retrieval (IR) deals with the representation, storage, organization of, and access to information items. The representation and organization of the information items should provide the user with easy access to the information in which he is interested.
- Pengertian Information Retrieval System atau Sistem Temu Kembali Informasi oleh Nunging Kurniasih dalam Modul Perkuliahan Information Retrieval System, Rev Januari 2014. Fikom unpad :
Information retrieval adalah sebuah proses untuk menemukan kembali informasi yang dibutuhkan dari sebuah sistem penyimpanan dan penelusuran informasi. Sistem temu kembali informasi dari pengguna, ada dokume atau rekod yang berisi informasi yang diorganisasikan dalam sebuah sistem yang memudahkan temu kembali informasi dan strategi penelusuran yang tepat sehingga dokumen yang sesuai dengan kebutuhan dapat ditemukan kembali.
(Pengertian Information Retrieval System atau Sistem Temu Kembali Informasi oleh Nunging Kurniasih dalam Modul Perkuliahan Information Retrieval System, Rev Januari 2014. Fikom unpad)
Gambaran Umum TBI
Representation dari gambar menunjukan representasi dokumen, data dan informasi. “Query” merupakan representasi dari pertanyaan pengguna, serta “matching function” merupakan fungsi
pencocokan antara representasi data/dokumen dengan pertanyaan.
Tujuan TBI
Mengumpulkan dan mengorganisasikan informasi dalam sebuah sistem agar dapat memberikan informasi kepada pengguna secepat permintaannya.
Tidak menunjukan perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi menunjukan ada tidaknya sebuah dokumen, sebagaimana dikemukakan oleh Lancaster :
“an information retrieval system does not inform (i.e. change the knowledge of) the user on the subject of his enquiry. It merely inform him of the existence (or nonexistence) and where abouts of documents relating to his request”.
Fungsi TBI
Mengidentifikasi (sumber) informasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
Menganalisis dokumen
Merepresentasikan isi dokumen
Mengorganisasikan dokumen beserta wakil dokumennya
Menyimpan dokumen dalam sebuah sistem temu kembali informasi
Menganalisis pertanyaan pengguna dan merepresentasikannnya dalam format yang sesuai dengan sistem temu kembali informasi yang digunakan.
Menyesuaikan pertanyaan penelusuran dengan dokumen yang tersimpan (database)
Menyiapkan strategi penelusuran yang sesuai
Menemukan informasi yang relevan
Menyesuaikan kebutuhan dalam sistem berdasarkan analisa hasil umpan balik dari pengguna.
(nuning)
Bahasan TBI
Jenis sistem temu balik informasi
Chowdury, 1999:
In-house IRS (information retrieval system):
Didesain oleh sebuah perpustakaan atau pusat informasi untuk melayani pengguna dalam suatu organisasi
Online IRS :
Di desain untuk melayani akses database jarak jauh untuk beragam pengguna, berbasis pada teknologi CD ROM. Online IRS mencangkup :
OPAC (online public access catalog):
Corbin 1985,255:
“online public catalog merupakan katalog yang berisikan cantuman bibliograf dari koleksi satu tau beberapa perpustakaan, disimpan pada magnetic disk atau media rekam lainnya, dan dibuat secara online kepada pengguna”
Horgan (1994,1)
“menyatakan opac adala suatu sistem temu balik informasi dengan satu sisi masukan (input) yang menggabungkan pembuatan file yang tercantum dan indeks pengguna dapat menggunakan opac untuk menjawab permintaan atau pertanyaan tertentu dan menjadi salah satu sarana atau alat bantu untuk menelusuri informasi di perpustakaan yang menggunakan sistem komputer yang terpasang jaringan LAN”
Feather (1997,330)
“menyatakan bahwa opac adalah suatu pangkatan data dengan cantuman bibliografi yang biasanya menggambarkan koleksi perpustakaan tertentu.”
Database online
Perpustakaan digital dan layanan informasi berbasis web
Web search engines
Komponen Sistem Temu Balik Informasi
Komponen-komponen sistem temu balik informasi menurut Hasugian (2008:14), antara lain :
Pengguna
Orang yang menggunakan/memanfaatkan STBI dalam rangka kegiatan pengelolaan dan pencarian informasi. User & enduser.
Query
Format bahasa permintaan yang diinput oleh pengguna kedalam STBI.
Dokumen
Istilah yang digunakan untuk seluruh bahan pustaka, artikel, buku, laporan penelitian, dll.
Indeks dokumen
Indeks adalah daftar istilah atau kata (list of term), dokumen yang dimasukkan / disimpan dalam database diwakili oleh indeks.
Pencocokan/ matcher function
Yang dimasukkan oleh pengguna dengan indeks dokumen yang tersimpan dalam database adalah yang dilakukan oleh komputer.
Arsitektur Sistem Temu Kembali Informasi (Lasmedi Afuan 2014)
tahapan arsitektur STKI gambar diatas yaitu Preprocessing dan Matching
Tahapan Preprocessing :
Tokenisasi
Yaitu mengubah dokumen menjadi kumpulan term dengan cara menghapus semua karakter dalam tanda baca yang terdapat pada dokumen abstrak TA dan mengubah kumpulan term menjadi huruf kecil semua (lowercase).
Stopword Removal
Proses penghapusan kata-kata yang sering ditampilkan dalam dokumen seperti : pada, dengan, adalah, yaitu, yang, juga, dari, dia, kami, kamu, ini, itu, atau, dan, tersebut, ke dan sebagainya.
Stemming
Proses mengubah suatu kata bentukan menjadi kata dasar (root word).
Term Weighting (pembobotan)
Proses pembobotan setiap term di dalam dokumen.
Tahapan matching (pencocokan) merupakan proses menemukan kembali informasi abstrak tugas akhir yang relevan terhadap query yang diberikan. Tidak semua dokumen yang diambil (retrieved) oleh sistem merupakan dokumen abstrak yang sesuai dengan keinginan pengguna (relevant). Gambar berikut menunjukan hubungan antara dokumen relevan, dokumen yang terambil oleh sistem, dan dokumen relevan yang terambil oleh system.
Sebuah IRS yang efektif dan terpercaya harus (onwuchekwa,Edeama O. & Olumakinde Richard Jegede)
Menyebarkakn informasi dengan cepat
Memfilter informasi
Jumlah informasi yang tepat pada saat yang tepat
Browsing
Mendapatkan informasi secara ekonomis
Literatur saat ini
Komunikasi interpersonal
Membantu secara personal
Penerapan TBI dalam kehidupan nyata
Web search engines : Google, Bing, Amazon, dll
Perpustakaan digital dan layanan informasi : google scholar, sci-hub, dll
Model dan metoda arsitektur pada sistem tanya jawab medis
Penerapan berbagai teknik sistem temu-kembali informasi berbasis hipertext
Pemanfaatan sarana temu kembali informasi khususnya katalog UPT perpustakaan unima oleh mahasiswa
Bahasa pemrograman TBI
Java, yang diterapkan ke platform Android seperti yang diterapkan di dalam jurnal yang berjudul “APLIKASI ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOQUE (OPAC) BERBASIS ANDROID SEBAGAI SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA”.
PHP, yaitu bahasa pemrograman berbasis web seperti yang diterapkan pada jurnal yang berjudul “Implementasi Stemmer Tala pada Aplikasi Berbasis Web”.
Daftar pustaka
Afuan, Lasmedi.2014. Rancangan Bangun Sistem Temu Kembali Informasi Abstrak Tugas Akhir Mahasiswa Prodi Teknik Informatika Unsoed. Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jendral Soedirman. Jurnal Telematika Vol.7 No. 1
Cambridge Up.
Hasibuan, A. Zainal dan Andri, Yofi. Penerapan Berbagai Teknik Sistem Temu-Kembali Informasi Berbasis Hiperteks. Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia.
Kurniasih, Nuning. Information Retrieval System 1, 1st Published 2005, Last Update January 2014 FIKOM.
Kurniasih, Nuning. Information Retrieval System 2, 1st Published 2005, Last Update January 2014 FIKOM.
Magdalena M. G. Lumeno. 2015. Pemanfaatan Sarana Temu Balik Informasi Khususnya Katalog UPT Perpustakaan UNIMA oleh Mahasiswa. Journal “Acta Diurna” Vol. IV. No.1
Parmawati, Putu Tika dan Sukayana, Putu. 2016. Aplikasi Online Public Access Cataloque Berbasis Android Sebagai Sarana Temu Kembali Informasi di Perpustakaan Univesitas Pendidikan Ganesha. Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1.
Sistem Temu Balik Informasi. BAB II Kajian Teori. Univeritas Sumatra Utara.
Suwarningsih, Wiwin, dkk.2014. Model dan Metoda Arsitektur Pada Sistem Tanya Jawab Medis. Sekolah Teknik Elektro dan Informatik, Institut Teknologi Bandung. INKOM, Vol. 8, No. 2
Utomo, Mardi Siswo. 2013. Implementasi Stemmer Tala Pada Aplikasi Berbasis Web. Teknik Informatika, Universitas Stikubank. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK Vol. 18, No. 1.