PMO Pertemuan 9 : Location Based Services

LOCATION BASED SERVICES

 

Populasi aplikasi yang dibuat pada sistem operasi Android semakin meningkat. Salah satunya adalah aplikasi yang memanfaatkan fungsi dari lokasi dengan menggunakan GPS (Global Positioning System) atau yang biasa disebut location based services (LBS). Location based services adalah layanan berbasis lokasi atau istilah umum yang sering digunakan untuk menggambarkan teknologi yang digunakan untuk menemukan lokasi perangkat yang pengguna gunakan. Layanan ini menggunakan teknologi global positioning service (GPS) dan cell-based location dari Google.

 

LBS termasuk dalam kategori teknologi yang sama dengan geographic information system (GIS), dan aplikasi global positioning system (GPS), yaitu dikenal dengan teknologi geospatial. Teknologi ini terdiri atas perangkat untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa dan mendistribusikan data yang sesuai dengan kebutuhan pengguna terhadap sistem koordinat bumi. Layanan ini menjadi sangat penting bagi penggunanya karena mampu menghubungkan antara lokasi geographic informasi terhadap lokasi penggunanya, hal ini sangat mendukung di era mobilitas seperti pada masa ini.

 

Location Based Services (LBS) merupakan suatu layanan yang bereaksi aktif terhadap perubahan entitas posisi sehingga mampu mendeteksi letak objek dan memberikan layanan sesuai dengan letak objek yang telah diketahui tersebut. Agar LBS bisa berfungsi maka diperlukan teknologi “Mobile Positioning”. Sebelumnya, LBS hanya dimungkinkan oleh institusi yang memang benar-benar membutuhkannya seperti jasa ekspedisi/kurir. Karena biaya yang mahal saat itu mereka hanya menggunakan GPS receiver sebagai alatnya. Dengan berkembangnya teknologi GSM, maka LBS menjadi semakin mudah dan murah, bahkan untuk individu sekalipun.

 

Layanan berbasis lokasi ( LBS ) adalah layanan tingkat perangkat lunak yang menggunakan data lokasi untuk mengendalikan fitur. Seperti LBS adalah layanan informasi dan memiliki sejumlah kegunaan dalam jejaring sosial saat ini sebagai informasi, hiburan atau keamanan, yang dapat diakses dengan perangkat mobile melalui jaringan seluler dan yang menggunakan informasi mengenai posisi geografis perangkat mobile. Layanan berbasis lokasi menggunakan teknologi Positioning System, teknologi ini memungkinkan para pengguna dapat memperoleh informasi lokasi sesuai dengan kebutuhannya.

 

Keberadaan aplikasi LBS merupakan hasil penggabungan dari tiga buah teknologi yaitu New Information and Communication Technologies (NICTS), internet, dan GIS dengan menggunakan database spasial. Teknologi LBS ini terdiri atas perangkat-perangkat yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa dan mendistribusikan data dan informasi berdasarkan pada sistem koordinat geographic bumi secara realtime. Identifikasi kordinat pengguna memungkinkan aplikasi LBS untuk menyediakan layanan bagi pengguna perangkat mobile. Untuk memungkinkan layanan LBS tersebut, dibutuhkan empat elemen besar untuk mentransmisikan informasi spesifik kepada penggunanya.

 

 

 

 

Location-Based Service yang menjadi salah satu fitur dalam reminder system ini memiliki pengertian yaitu layanan informasi yang dapat diakses menggunakan piranti mobile melalui jaringan internet dan seluler serta memanfaatkan kemampuan penunjuk lokasi pada piranti mobile. LBS dibagi dua, yaitu :

 

  1. “Process location data in a server and deliver results to the device”, proses lokalisasi datanya di server dan terus hasilnya dikirim ke perangkatnya.
  2. “Obtain location data for a device application that uses it directly”, memperoleh lokasi data dari perangkatnya langsung.

 

 

Selain itu, LBS tersebut terdiri dari beberapa komponen di antaranya mobile devices, communication network, position component, dan service and content provider. Mobile devices merupakan komponen yang sangat penting. Piranti mobile tersebut diantaranya adalah smartphone, PDA, dan lainnya yang dapat berfungsi sebagai alat navigasi atau seperti halnya alat navigasi berbasis GPS.

 

Komponen communication network ini berupa jaringan telekomunikasi bergerak yang memindahkan data pengguna dari perangkat ke penyedia layanan. Position component yang dimaksud adalah posisi pengguna harus ditentukan. Posisi ini dapat didapatkan dengan jaringan telekomunikasi atau dengan GPS. Sedangkan service and content provider adalah penyedia layanan yang menyediakan layanan berbeda ke pengguna seperti pencarian rute, kalkulasi posisi, dan lainnya.

 

 

Terdapat empat komponen pendukung utama dalam teknologi Layanan Berbasis Lokasi, yaitu:

 

  1. Piranti Mobile

 

Piranti Mobile adalah salah satu komponen penting dalam LBS. Piranti ini berfungsi sebagai alat bantu (tool) bagi pengguna untuk meminta informasi. Hasil dari informasi yang diminta dapat berupa teks, suara, gambar dan lain sebagainya. Piranti mobile yang dapat digunakan bisa berupa PDA, smartphone, laptop. Selain itu, piranti mobile dapat juga berfungsi sebagai alat navigasi di kendaraan seperti halnya alat navigasi berbasis GPS.

 

  1. Jaringan Komunikasi

 

Komponen ini berfungsi sebagai jalur penghubung yang dapat mengirimkan data-data yang dikirim oleh pengguna dari piranti mobile-nya untuk kemudian dikirimkan kepenyedia layanan dan kemudian hasil permintaan tersebut dikirimkan kembali oleh penyedia layanan kepada pengguna.

 

  1. Komponen Positioning (Penunjuk Posisi)

 

Setiap layanan yang diberikan oleh penyedia layanan biasanya akan berdasarkan pada posisi pengguna yang meminta layanan tersebut. Oleh karena itu diperlukan komponen yang berfungsi sebagai pengolah/pemroses yang akan menentukan posisi pengguna layanan saat itu. Posisi pengguna tersebut bisa didapatkan melalui jaringan komunikasi mobile atau juga menggunakan Global Positioning System (GPS).

 

  1. Penyedia layanan dan konten (Service and Content Provider)

 

Penyedia layanan merupakan komponen LBS yang memberikan berbagai macam layanan yang bisa digunakan oleh pengguna. Sebagai contoh ketika pengguna meminta layanan agar bisa tahu posisinya saat itu, maka aplikasi dan penyedia layanan langsung memproses permintaan tersebut, mulai dari menghitung dan menentukan posisi pengguna, menemukan rute jalan, mencari data di Yellow Pages sesuai dengan permintaan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

Penyedia layanan tidak selalu menyimpan seluruh data dan informasi yang diolahnya. Karena bisa jadi berbagai macam data dan informasi yang diolah tersebut berasal dari pengembang/pihak ketiga yang memang memiliki otoritas untuk menyimpannya. Sebagai contoh basis data geografis dan lokasi bisa saja berasal dari badan-badan milik pemerintah atau juga data-data perusahaan/bisnis/industri bisa saja berasal dari Yellow Pages, maupun perusahaan penyedia data lainnya.

 

Sederhananya, dengan layanan LBS kita dapat mengetahui posisi dimana kita berada, posisi teman, dan posisi rumah sakit atau pom bensin yang jaraknya dekat dengan kita. Dalam mengukur posisi, digunakan lintang dan bujur untuk menentukan lokasi geografis. Tetapi, Android menyediakan geocoder yang mendukung forward dan reverse geocoding. Menggunakan geocoder, kita dapat mengkonversi nilai lintang bujur menjadi alamat dunia nyata atau sebaliknya.

 

LBS ini sudah banyak diterapkan oleh banyak aplikasi seperti GO-JEK, GRABBIKE, dan UberMotor. Konsep yang digunakan adalah para konsumen melakukan order dan sistem akan menampilkan driver yang berada dekat dengan konsumen. Selain aplikasi tersebut, banyak para developer yang membangun aplikasi Location Based Services seperti aplikasi untuk menemukan kos-kosan terdekat, menemukan restoran terdekat, dan lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

Langkah Membuat Aplikasi Location Based

  1. Buka Android Studio dan buat Project baru.

Pada opsi “Add an Activity to mobile” pilih “Google maps activity”, lalu klik next.

 

 

Tinggalkan nama activity, lalu klik Finish.

  1. Mendaftar Maps API

Buka google_maps_api.xml pada package res/value, di google_maps_api.xml terdapat alamat untuk mengaktifkan Maps API.  Copy alamat tersebut lalu buka dalam browser, bila perlu daftarkan akun gmail untuk konfigurasi API.

 

 

Setelah halaman “API diaktifkan” terbuka, klik buat kunci API.

 

Setelah terbuka halaman “Kredensial” lalu muncul kotak dialog “Kunci API Dibuat” copy kode API key yang ada didalam box “Kunci API Anda”.

 

Buka kembali google_maps_api.xml pada package res/value di Android Studio, lalu masukan kode API key diantara <string name=”google_maps_key” templateMergeStrategy=”preserve” translatable=”false”> dan </string> menggantikan text YOUR_KEY_HERE, Hingga menjadi :

 

  1. Manifests dan build.gradle(Module:app)

Buka AndroidManifest.xml pada package manifests.

Masukan Permission yang diperlukan antara lain ACCESS_NETWORK_STATE Untuk memeriksa apakah perangkat terhubung ke suatu jaringan atau tidak, INTERNET Untuk memeriksa apakah perangkat terhubung ke Internet atau tidak, ACCESS_COARSE_LOCATION Untuk memperkirakan lokasi pengguna menggunakan WiFi atau sinyal mobile, ACCESS_FINE_LOCATION Untuk memperkirakan lokasi terkini pengguna, OpenGL ES V2 Dibutuhkan untuk Google Maps V2 sehingga AndroidManifest.xml menjadi :

 

build.gradle(Module:app)

Buka build.gradle(Module:app) pada Gradle Scripts

Masukan compile com.google.android.gms:play-services:9.8.0 sebelum testCompile ‘junit:junit:4.12 Hingga menjadi :

 

 

 

  1. maps.java

Buka MapsActivity.java pada package java, gunakan koding seperti gambar berikut:

 

 

 

Troubleshoot:

Aplikasi harus memiliki izin agar bisa menampilkan GPS. Bila secara default tidak diizinkan atau tidak bisa diubah izinnya, kita bisa menggunakan Safe Mode untuk mengubah izin aplikasi.

 

Disusun oleh:

  1. Hasirun                                                        (15.11.0331)
  2. Siti Agniar Anggelina                                (15.11.0319)
  3. Septa Pria Hutama                                      (13.11.0312)
  4. Rangga Prangwedana                                  (17.11.0013)
  5. Luthfi                                                          (15.11.0315)
  1. Akrom Aziz                                               (15.11.0337)

 

 

Link Presentasi:

https://mega.nz/#!18sljQ4R!7Heg10iJe6jiiuaR4e58r2Ds_HGI6qJWJM3nfyxFZwU

 

 

Sumber:

https://teknojurnal.com/pengertian-location-based-services-lbs-dan-komponennya/

http://fahrululil.blogspot.co.id/2017/12/pengenalan-location-based-services-lbs.html

http://www.okedroid.com/2016/02/cara-mudah-mendapatkan-kode-sha1-di-android-studio.html

http://www.okedroid.com/2016/02/cara-mendapatkan-google-maps-api-key-android.html

http://www.okedroid.com/2016/03/cara-menampilkan-lokasi-sekitar-user-google-maps-android.html

https://www.codepolitan.com/menampilkan-peta-dengan-google-maps-api-pada-android-studio-58b3951fbe5bb

https://www.codepolitan.com/menampilkan-lokasi-saat-ini-dengan-maps-api-pada-android-studio-58baa2af5422a