PMO Pertemuan 8 – Android Mysql Database dan Web Service

A. Android Database Mysql Web Service

Web service adalah aplikasi sekumpulan data (database), perangkat lunak (software) atau bagian dari perangkat lunak yang dapat diakses secara remote oleh berbagai piranti dengan sebuah perantara tertentu.  Secara umum,web service  dapat diidentifikasikan dengan menggunakan URL seperti hanya web pada umumnya. Namun yang membedakan web service dengan web pada umumnya adalah interaksi yang diberikan oleh web service. Berbeda dengan URL web pada umumnya, URL web service hanya menggandung kumpulan informasi, perintah, konfigurasi atau sintaks yang berguna membangun sebuah fungsi-fungsi tertentu dari aplikasi.

Web service dapat diartikan juga sebuah metode pertukaran data, tanpa memperhatikan dimana sebuah database ditanamkan, dibuat dalam bahasa apa sebuah aplikasi yang mengkonsumsi data, dan di platform apa sebuah data itu dikonsumsi. Web service mampu menunjang interoperabilitas. Sehingga web service mampu menjadi sebuah jembatan penghubung antara berbagai sistem yang ada.

Menurut W3C Web services Architecture Working Group pengertian Web service adalah sebuah sistem softwareyang di desain untuk mendukung interoperabilitas interaksi mesin ke mesin melalui sebuah jaringan. Interfaceweb service dideskripsikan dengan menggunakan format yang mampu diproses oleh mesin (khususnya WSDL). Sistem lain yang akan berinteraksi dengan web service hanya memerlukan SOAP, yang biasanya disampaikan dengan HTTP dan XML sehingga mempunyai korelasi dengan standar Web (Web Services Architecture Working Group, 2004).

Web pada umumnya digunakan untuk melakukan respon dan request yang dilakukan antara client dan server. Sebagai contoh, seorang pengguna layanan web tertentu mengetikan alamat url web untuk membentuk sebuahrequest. Request akan sampai pada server, diolah dan kemudian disajikan dalam bentuk sebuah respon. Dengan singkat kata terjadilah hubungan client-server secara sederhana.

Sedangkan pada web service hubungan antara client dan server tidak terjadi secara langsung. Hubungan antaraclient dan server dijembatani oleh file web service dalam format tertentu. Sehingga akses terhadap databaseakan ditanggani tidak secara langsung oleh server, melainkan melalui perantara yang disebut sebagai web service. Peran dari web service ini akan mempermudah distribusi sekaligus integrasi database yang tersebar di beberapa server sekaligus.

B.Pengertian Database MySQL

MySQL adalah sistem manajemen database SQL yang bersifat Open Source dan paling populer saat ini. Sistem Database MySQL mendukung beberapa fitur seperti multithreaded, multi-user, dan SQL database managemen sistem (DBMS). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan.

Ulf Micheal Widenius adalah penemu awal versi pertama MySQL yang kemudian pengembangan selanjutnya dilakukan oleh perusahaan MySQL AB. MySQL AB yang merupakan sebuah perusahaan komersial yang didirikan oleh para pengembang MySQL.

C. Kelebihan MySQL

Berikut ini beberapa kelebihan MySQL sebagai database server antara lain :

  1. Database MySQL dapat berjalan stabil di berbagai platform sistem operasi, sperti Windows, Linux, Mac OS, Solaris.
  2. Perangkat ini dapat digunakan dan didapatkan secara gratis di internet.
  3. Dapat digunakan secara bersamaan atau Multiuser.
  4. Dapat menangani secara cepat dan tepat dalam melakukan query.
  5. Memungkinkan mendeteksi kesalahan dari puluhan bahasa.
  6. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  7. Memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
  8. Dari segi keamanan dapat terjamin kerahasianya karena sudah adanya enkripsi.
  9. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.

D. Kekurangan Database MySQL

Jika dilihat dari beberapa keunggulan diatas, hampir tidak mungkin ada kelemahanya. Namun tidak menjadikan database MySQL tersebut sempurna padahal ada salah satu sisi lemahnya yaitu dari segi koneksi dengan bahasa pemrograman visual seperti Visual Basic, Delphi, Foxpro setiap field yang terkoneksi harus sesuai. Seandainya tidak akan menyebapkan terjadinya kesalahan dalam aplikasi tersebut.

MySQL dan PHP merupakan sistem yang saling terintegrasi. Maksudnya adalah pembuatan database dengan menggunakan sintak PHP dapat di buat. Sedangkan input yang di masukkan melalui aplikasi web yang menggunakan script serverside seperti PHP dapat langsung dimasukkan ke database MySQL yang ada di server dan tentunya web tersebut berada di sebuah web server.

 

Android memiliki fasilitas untuk menyimpan data yaitu:

  1. Shared preferences. Terdiri dari key dan value data. Model ini biasanya untuk menyimpan settingan (pengaturan) sebuah aplikasi.
  2. File. Fasilitas ini juga dapat menyimpan data sama halnya dengan Shared Preferences, hanya saja data disimpan ke dalam bentuk file. Misalnya: txt, xml atau bentuk file lainnya
  3. SQLite Database. Fasilitas ini cukup idel untuk menyimpan data yang lumayan banyak. Berbeda halnya dengan no 1 dan 2 di atas yang biasanya untuk menyimpan data yang sedikit seperti pengaturan. Dengan SQLite, kita dapat melakukan query dan table-table seperti halnya database pada umumnya.

Ketiga fasilitas di atas menyimpan data pada ponsel pengguna (client). Nah, bagaimana jika ingin data itu selalu update dan dapat mengaksesnya siapa saja dan dimana saja (anyone, anytime and anywhere)?. Itulah alasanya mengapa kita memerlukan sebuah server dalam hal ini MySQL.

 

E. Skema Aplikasi yang akan kita bangun menggunakan Mysql Database dan WebService seperti berikut:

Berdasarkan gambar di atas, ponsel Android akan melakukan request (get/post) ke server melalui internet. Cara ini juga sama jika ingin aplikasi berada pada localhost. Selanjutnya web server (dalam hal ini PHP), akan memproses request dari Android dan akan melakukan query ke database (MySQL). Jadi, akan ada tiga hal yang harus kita lakukan:

  1. Membuat Database
  2. Membuat script PHP
  3. Membuat aplikasi Android

Langkah – Langkah membuat aplikasi

1. Membuat database Mysql

2. Membuat koneksi.php untuk mengkonksikan antara database dengan php WebService.

3. Selanjutnya membuat php untuk menambah data.

4. Berikut ini adalah perintah untuk menampilkan data dari database.

5. Berikut ini adalah perintah untuk update data dari data yang sebelumnya kita buat.

6. Berikut ini adalah perintah untuk menghapus data dari database.

7. Hal yang terpenting untuk aplikasi android yang terkonksi dengan database online adalah menambahkan permission atau perizinan aplikasi untuk mengakses internet.

8. selanjutnya membuat Java Class baru di dalam package yang ada dengan nama konfigurasi. fungsi dari class ini adalah untuk membaca WebService yang sebelumnya kita buat. dan selanjutnya adalah akan di implementasikan menjadi aplikasi android yang kita buat.

9. Berikut ini adalah Tampilan aplikasi yang kita buat, bisa untuk Tambah data, Menampilkan data, Mengupdate data, dan Menghapus data dari database melalui WebService.

 

Presentasi dapat di Donwload di Pertemuan 8 Mysql Database dan WebService 

Sumber Referensi :

http://www.maxandro.com/2014/08/keunggulan-dan-kekurangan-database-mysql.html

http://saptafina13.blogspot.co.id/2013/04/pengertian-web-service.html

http://hastomo.net/php/pengertian-dan-kelebihan-database-mysql/

https://pizaini.wordpress.com/2013/06/17/membuat-aplikasi-client-server-menggunakan-android-php-dan-mysql/

http://www.kodingindonesia.com/belajar-membuat-aplikasi-crud-android-menggunakan-database-mysql/