PMO Pertemuan 10 Android Location Based Service

PMO Pertemuan 10 Android Location Based Service

Android Location Based Services

Nama

Dadang wahyu utomo             (15.11.0033)

Arif risqantoro                          (15.11.0039)

Isnan

 

 

 

Android Location Based Services

Pengertian Location Based Services

Location based services adalah layanan berbasis lokasi atau istilah umum yang sering digunakan untuk menggambarkan teknologi yang digunakan untuk menemukan lokasi perangkat yang pengguna gunakan. Layanan ini menggunakan teknologi global positioning service (GPS) dan cell-based location dari Google.

Selain itu, LBS tersebut terdiri dari beberapa komponen di antaranya mobile devices, communication network, position component, dan service and content provider. Mobile devices merupakan komponen yang sangat penting. Piranti mobile tersebut diantaranya adalah smartphone, PDA, dan lainnya yang dapat berfungsi sebagai alat navigasi atau seperti halnya alat navigasi berbasis GPS.

Komponen communication network ini berupa jaringan telekomunikasi bergerak yang memindahkan data pengguna dari perangkat ke penyedia layanan. Position component yang dimaksud adalah posisi pengguna harus ditentukan. Posisi ini dapat didapatkan dengan jaringan telekomunikasi atau dengan GPS. Sedangkan service and content provider adalah penyedia layanan yang menyediakan layanan berbeda ke pengguna seperti pencarian rute, kalkulasi posisi, dan lainnya.

Sederhananya, dengan layanan LBS kita dapat mengetahui posisi dimana kita berada, posisi teman, dan posisi rumah sakit atau pom bensin yang jaraknya dekat dengan kita. Dalam mengukur posisi, digunakan lintang dan bujur untuk menentukan lokasi geografis. Tetapi, Android menyediakan geocoder yang mendukung forward dan reverse geocoding. Menggunakan geocoder, kita dapat mengkonversi nilai lintang bujur menjadi alamat dunia nyata atau sebaliknya.

LBS ini sudah banyak diterapkan oleh banyak aplikasi seperti GO-JEK, GRABBIKE, dan UberMotor. Konsep yang digunakan adalah para konsumen melakukan order dan sistem akan menampilkan driver yang berada dekat dengan konsumen. Selain aplikasi tersebut, banyak para developer yang membangun aplikasi Location Based Services seperti aplikasi untuk menemukan kos-kosan terdekat, menemukan restoran terdekat, dan lainnya.

 

 

 

 

 

 

Lalangkah langkah memebuat Android Location Based Services

Membuat Project Baru

  1. Buka Android Studio dan buat Project baru dangan nama “Peta”, lalu klik next.
  2. Pilih versi SDK android minimal, disini dipilih Android 4.1, lalu klik next.
  3. Pada opsi “Add an Activity to mobile” pilih “Google maps activity”, lalu klik next.
  4. Tinggalkan nama activity, lalu klik Finish.

 

 

 

 

 

 

 

Mendaftar Maps API

  1. Buka google_maps_api.xml pada package res/value, di google_maps_api.xml terdapat alamat untuk mengaktifkan Maps API, disini alamatnya adalah Copy alamat tersebut lalu buka dalam browser, bila perlu daftarkan akun gmail untuk konfigurasi API.
  2. Setelah halama google API terbuka, pilih “Tidak” untuk opsi dapatkan email, dan pilih “Ya” untuk opsi setuju dengan Syarat dan ketentuan, lalu klik setuju dan lanjutkan.
  3. Setelah halaman “API diaktifkan” terbuka, klik buat kunci API.
  4. Setelah terbuka halaman “Kredensial” lalu muncul kotak dialog “Kunci API Dibuat” copy kode API key yang ada didalam box “Kunci API Anda”.
  5. Buka kembali google_maps_api.xml pada package res/value di Android Studio, lalu masukan kode API key diantara <string name=”google_maps_key” templateMergeStrategy=”preserve” translatable=”false”> dan </string> menggantikan text YOUR_KEY_HERE, Hingga menjadi

Manifests dan build.gradle(Module:app)

Manifest

  1. Buka AndroidManifest.xml pada package manifests.
  2. Masukan Permission yang diperlukan antara lain ACCESS_NETWORK_STATE Untuk memeriksa apakah perangkat terhubung ke suatu jaringan atau tidak, INTERNET Untuk memeriksa apakah perangkat terhubung ke Internet atau tidak, ACCESS_COARSE_LOCATION Untuk memperkirakan lokasi pengguna menggunakan WiFi atau sinyal mobile, ACCESS_FINE_LOCATION Untuk memperkirakan lokasi terkini pengguna, OpenGL ES V2 Dibutuhkan untuk Google Maps V2 sehingga AndroidManifest.xml menjadi :

<?xml version=”1.0″ encoding=”utf-8″?>

<manifest xmlns:android=”http://schemas.android.com/apk/res/android

package=”com.example.root.peta”>

 

<uses-permission android:name=”android.permission.ACCESS_NETWORK_STATE” />

<uses-permission android:name=”android.permission.INTERNET” />

<uses-permission android:name=”com.google.android.providers.gsf.permission.READ_GSERVICES” />

<!–

The ACCESS_COARSE/FINE_LOCATION permissions are not required to use

Google Maps Android API v2, but you must specify either coarse or fine

location permissions for the ‘MyLocation’ functionality.

–>

<uses-permission android:name=”android.permission.ACCESS_COARSE_LOCATION”/>

<uses-permission android:name=”android.permission.ACCESS_FINE_LOCATION” />

 

 

<application

android:allowBackup=”true”

android:icon=”@mipmap/ic_launcher”

android:label=”@string/app_name”

android:supportsRtl=”true”

android:theme=”@style/AppTheme”>

 

<!–

The API key for Google Maps-based APIs is defined as a string resource.

(See the file “res/values/google_maps_api.xml”).

Note that the API key is linked to the encryption key used to sign the APK.

You need a different API key for each encryption key, including the release key that is used to

sign the APK for publishing.

You can define the keys for the debug and release targets in src/debug/ and src/release/.

–>

<meta-data

android:name=”com.google.android.geo.API_KEY”

android:value=”@string/google_maps_key” />

 

<activity

android:name=”.MapsActivity”

android:label=”@string/title_activity_maps”>

<intent-filter>

<action android:name=”android.intent.action.MAIN” />

 

<category android:name=”android.intent.category.LAUNCHER” />

</intent-filter>

</activity>

</application>

 

</manifest>

build.gradle(Module:app)

  1. Buka build.gradle(Module:app) pada Gradle Scripts
  2. Masukan compile com.google.android.gms:play-services:9.8.0 sebelum testCompile ‘junit:junit:4.12 Hingga menjadi

maps.java

  1. Buka MapsActivity.java pada package java, tidak perlu mengubah script tersebut namun pastikan MapsActivity.java terlihat seperti berikut

package com.example.root.peta;

 

import android.support.v4.app.FragmentActivity;

import android.os.Bundle;

 

import com.google.android.gms.maps.CameraUpdateFactory;

import com.google.android.gms.maps.GoogleMap;

import com.google.android.gms.maps.OnMapReadyCallback;

import com.google.android.gms.maps.SupportMapFragment;

import com.google.android.gms.maps.model.LatLng;

import com.google.android.gms.maps.model.MarkerOptions;

 

public class MapsActivity extends FragmentActivity implements OnMapReadyCallback {

 

private GoogleMap mMap;

 

@Override

protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

super.onCreate(savedInstanceState);

setContentView(R.layout.activity_maps);

// Obtain the SupportMapFragment and get notified when the map is ready to be used.

SupportMapFragment mapFragment = (SupportMapFragment) getSupportFragmentManager()

.findFragmentById(R.id.map);

mapFragment.getMapAsync(this);

}

 

 

/**

* Manipulates the map once available.

* This callback is triggered when the map is ready to be used.

* This is where we can add markers or lines, add listeners or move the camera. In this case,

* we just add a marker near Sydney, Australia.

* If Google Play services is not installed on the device, the user will be prompted to install

* it inside the SupportMapFragment. This method will only be triggered once the user has

* installed Google Play services and returned to the app.

*/

@Override

public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {

mMap = googleMap;

 

// Add a marker in Sydney and move the camera

LatLng sydney = new LatLng(-34, 151);

mMap.addMarker(new MarkerOptions().position(sydney).title(“Marker in Sydney”));

mMap.moveCamera(CameraUpdateFactory.newLatLng(sydney));

}

}

 

Hasil output